Ibu Bebagi Bijak; INVESTASI

Ini adalah rangkaian terakhir dari event Ibu Berbagi Bijak setelah dua pertemuan sebelumnya tentang Financial Check up dan Budgeting, sekarang bahasan kita adalah Investasi. Udah sering dengar kata Investasi? Apa saja sih yang dibutuhkan untuk investasi? Kapan saat yang tepat untuk mulai?

Investsasi menurut KBBI adalah:

investasi/in·ves·ta·si/ /invéstasi/ n penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan

Mba Prita, our financial educator, kemarin menjelaskan dengan padat dan jelas tentang investasi. Ada lima prinsip dalam investasi yaitu:

1.PAHAMI TUJUAN INVESTASI KITA & PROFIL RISIKONYA 

Sebelum mulai berinvestasi kita harus mencari dan memahami tujuan kita terlebih dahulu. Contoh tujuan investasi misalnya: uang sekolah anak atau liburan keluarga. Nah dari tujuan tersebut bisa kita putuskan jenis investasi yang akan dijalani. Hal lain yang perlu dikenali adalah RISIKO. Ya, dalam berinvestasi kita akan menjumpai berbagai jenis risiko tentunya sesuai dengan pilihan investasinya di mana. Namanya juga usaha ya..kadang untung besar, kadang untung kecil, bahkan bisa juga merugi. Justru yang harus diwaspadai adalah investasi yang menawarkan UNTUNG TERUS DALAM JUMLAH BESAR, jangan-jangan investasi bodong ::scary face::

Agar terasa lebih riil, Mba Prita menggambarkan investasi sebagai sapi. Kalo buibu investasi berupa sapi, sapinya pengen digemukin dulu baru dijual atau sapi yang diambil susunya tiap bulan?http://cybex.pertanian.go.id/materipenyuluhan/detail/11162/pengembangan-budidaya-ternak-sapi-potong

Sapi yang digemukin dulu ibaratnya kita investasi di sesuatu yang manfaatnya akan diperoleh di akhir masa periode, contohnya investasi logam mulia. Kita beli kita simpan dan dijual beberapa tahun mendatang.

Sapi yang diambil susunya tiap bulan adalah investasi yang manfaatnya bisa diambil secara rutin, misalnya deposito bulanan. Mba Prita memberi rekomendasi untuk investasi jenis ini sebaiknya dilakukan oleh orang2 yang sudah pensiun. Sedangkan investasi yang gemukin sapi lebih disarankan untuk orang-orang yang masih produktif bekerja.

2. TENTUKAN JANGKA WAKTU

Sebelum mulai berinvestasi sebaiknya teman-teman tentukan dulu kapan investasi ini akan digunakan. Akan lebih jelas dan kelihatan kalo teman-teman melakukan budgeting . Dari budgeting akan kelihatan berapa kebutuhan kita dan kapan akan digunakan. Jangka waktu terbagi 3: short term (kebutuhan jangka pendek), middle term (jangka menengah) dan long term (jangka panjang) Jangan lupa ketika pertimbangkan unsur inflasi ketika membuat perhitungan.

Misal, Saya akan memasukkan Noi ke SD 5 tahun lagi dengan uang pangkal sebesar 20juta rupiah pada saat ini. Jadi saya hitung dulu:

Uang pangkal 2017 = 20.000.000

Tujuan keuangan = Uang pangkal SD 5 tahun lagi (jangka menengah)

Nilai inflasi per tahun= 10% = 2.000.000 setahun

Maka, inflasi selama 5 tahun = 10.000.000

Uang pangkal pada 2022 = 20.000.000 + 10.000.000 = 30.000.000

Tanpa Investasi:

Yang harus disisihkan tiap bulan: 30.000.000 : 60 bulan = 500.000

Dengan Investasi:

Investasi yang dipilih: reksa dana pendapatan tetap

return yang diharapkan 5% tiap bulan

Maka, yang harus disisihkan sebesar 480.000 setiap bulan

masih lebih 240.000 heheu lumayan buat Mama beli bakso

Nah sekarang kita lanjut ke..

3.RAGAM INVESTASI

Ketika kita berinvestasi ada slogan yang familiar dikatakan yaitu “Dont put your eggs in one basket”– Jangan letakkan semua telurmu di satu keranjang. Kenapa coba? Kalo keranjangnya bolong atau jatuh, maka pecah semua atuh telurnya, investasi kita sia-sia atau hilang.

Jadi sebaiknya apa yang dilakukan? Diversifikasi atau keragaman. Keragaman investasi membuat telur2 yang berada di keranjang lain tetap aman ketika ada satu keranjang yang terjatuh, begitu insya Allah. Ragam investasi apa saja sih yang bisa kita pilih? ini dia :

  • Investasi berupa ASET FISIK; kita harus punya jenis investasi yang fisiknya bisa kita pegang sendiri; contohnya logam mulia dan properti.
  • Investasi berupa SURAT BERHARGA; kita tidak pegang fisiknya hanya surat keterangan ((makanya namanya surat berharga kakaak, bhahah)), contohnya Deposito, obligasi, saham di perusahaan terbuka, Reksa dana.
  • Investasi berupa BISNIS; investasi dengan risiko paling tinggi; contohnya: franchise, usaha.

Sekarang kita kenalan dengan RISIKO INVESTASI yaaa:

  • RISIKO LIKUIDITAS ; susah cairnya. Pas lagi ada kebutuhan mendadak butuh dana cair segera eh investasi kita susah banget cair dananya. Biasanya terjadi pada investasi di bidang properti (tanah, rumah, bangunan) –> susah terjual padahal lagi butuh uang banget.
  • VOLATILITAS HARGA ; naik turunnya harga. Misal: Beli LM harga 2juta pas dijual lagi tahun depan masih 2juta juga huhuhu, padahal 2 bulan kemarin sempat harganya 2,3 juta.
  • GAGAL BAYAR ; Modal tidak bisa balik
  • RISIKO PASAR ; inflasi, naik turun kurs
  • PENIPUAN ; dor! –> Biasanya iming2 investasi nanti returnya besar sekali.

4. LANGKAH INVESTASI

Saya belum lama mengenal investasi yang sesungguhnya, dulu waktu saya bekerja dan ada lebihan uang bulanan saya simpan, kumpulin terus kalo udah lumayan banyak saya beliin perhiasan emas, udah taunya itu aja. Baru sejak menikah pak suami mengenalkan dengan macam-macam investasi.

Nah bagi investor pemula, tenang aja..jangan bingung ya baca ulasan2 di atas. berikut langkah-langkah berinvestasi:

  • Cost Averaging — tahap awal lakukanlah investasi secara rutin, disiplin. Untuk ini bisa digunakan fitur auto debit looh
  • Diversification — nah kalo sudah rutin melakukan suatu investasi kini saatnya melakukan peragaman sebagai langkah ikhtiar dan preventif, ingat “dont put all your eggs in a basket”.
  • Long Term — risiko berinvestasi tidak dapat dihindari, tapi pada umumnya dapat dihindari dengan lamanya berinvestasi.

5. REVIEW INVESTASI

Jika investasi yang dilakukan sudah sesuai tetap perlu melakukan review dan evaluasi secara berkala ya teman-teman. Bila terjadi yang tidak sesuai lakukanlah alokasi dana investasi.

Gimana Teman-teman, sudah siap investasi kan? Apa sudah pernah berinvestasi, sharing dong investasi apa yang dipilih?

 

 

Advertisements

Saatnya Ibu Bersinar

Duluu sekali gue pingin jadi MC. Emang dasarnya senang ngomong dan tampil berasa auranya nyala gitu kalo lagi di depan hahaha..Sempat jadi MC acara2 di kampus dan acara remaja mesjid. Berasa banget energinya keluar kalo ketemu orang-orang, bicara di depan orang.

IMG_20170919_151315_HDR

Sekarang anak udah tiga ajah.. Yang gue pikirin adalah masak apa, cucian baju kapan mau dianterin ke tukang setrika, jemput kakak2 jangan telat–kalo telat siap dimanyunin Kinar, mainan udah beres tapi lantai belum disapu, kira-kira begitulah curhatan mamak ini. Sekarang suka malah awkward kalo disuruh ngomong di depan, takut ga update informasi terkini, karena kebanyakan adalah akun gosip yang di-follow . HAHA.

Wait. gue ga bilang itu buruk dan gue ga bahagia. Alhamdulillah gue senang dan bersyukur banget dengan kehidupan gue yang sekarang. Tapi adakalanya gue merindukan ‘sinar’ yang dulu gue pernah punya di hati gue. Saat gue merasa berenergi dan bersinar dengan apa yang gue lakukan. Pernah ga sih kalian merasakan itu?

IMG_20170925_024838

Gue kagum bener sama Zaskia Adya Mecca bok! Anak 3 tapi masih bisa berkarya dengan apa yang jadi kesukaannya. Meccanism fashion brand-nya udah ada di mana-mana dan sekarang juga punya cosmetic brand : ZAM .keren euyyy. Gue selalu ber-pitty party kalo gini nih, gue selalu beralasan ya jelas Zaskia bisa, yang bantuin banyak, modal ada, network juga oke. Lah gue butiran debu (debu intan tapi yaa 🙂 )

Satu lagi my idol, my blogger suhu: Fifi Alvianto! Gue kagum sama Fifi dari jaman dulu pas mau nikah, liat blognya. Tampilan blognya rapi, chic, dinamis dan informatif.  Selain itu gue selalu suka foto-foto hasil karya Fifi lighting dan komposisinya oke banget. Kak Fifi minta tanda tangan dooong…aku ngefans. Kedua anaknya pun umurnya ga jauh beda sama Aretha dan Kinar jadi merasa sepersaudaraan–ngaku2 inimah.

Pertanyaannya sekarang adalah… Kenapa dua orang ibu di atas bisa melakukan kesukaannya, berkarya bagi dirinya dan sekitar serta tetap menjalankan perannya sebagai ibu. Sedangkan gue belum bisa? Arrggh…

Padahal menurut Ratih Ibrahim, psikolog, seorang ibu yang bisa mengaktualisasikan dirinya (self actualization) mampu membangun dan menjaga relasi lebih baik dan memiliki empati yang lebih besar. Mba Ratih juga bilang sebenarnya dengan meluangkan waktu 15 menit sehari untuk mempelajari atau mengerjakan apa yang kita suka setiap hari bisa membantu mewujudkan impian kita. Minimal 15 menit sehari. Bisalah habis cuci piring gue luangkan sebentar untuk latihan MC di depan kaca atau depan anak-anak, hihi. Cuci piring pake Sunlight kan cepet tuh, ga mesti ngulang nyabunin udah bersih kesat. Kerjaan rumah cepet selasai gue punya waktu lebih banyak untuk latihan.

Selain pingin ngeMC mimpi gw yang lain adalah pingin punya kids fashion brand, Aamiin. Gue buta sama sekali tentang hal ini, makanya gue rencana ikutan Kelas Ibu Bersinar tentang fashion training, mentornya Ria Miranda. Jadi bisa tanya-tanya sekalian gimana bangun bisnisnya. Buat Ibu-ibu yang minatnya memasak ada juga kelasnya dengan mentor Chef Rinrin Marinka, celebrity chef yang mashyur. Yang minat pada art and craft ada juga kelasnya dengan mentor Martha Puri Natasande, Mba Puwi ini pemilik @idekuhandmade, coba liat deh akun ig-nya..gemas gemass hasil karya Mba Puwi. Berbagai Kelas Ibu Bersinar ini dimulai pada bulan November 2017, yang mau ikutan caranya : unggah foto hobi/minat kalian di laman Facebook dan Instagram sertakan tagar #IbuBersinar. Supaya ga ketinggalan bisa lihat informasinya di sunlight.co.id

Sunlight mengajak wanita Indonesia meluangkan waktu untuk meraih mimpi mereka, karena satu Ibu Bersinar akan menjadi inspirasi bagi anak-anak, keluarga dan lingkungannya.

WHEN WE EDUCATE A MAN, WE EDUCATE A MAN.

WHEN WE EDUCATE A WOMAN, WE EDUCATE A NATION

 

IMG_20170919_124327

IMG_20170919_124333

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ibu Berbagi Bijak; BUDGETING and SAVING!

IMG_20170824_124519_HDRDi postingan yang lalu gue berbagi tentang pentingnya financial check up untuk keuangan rumah tangga. Di postingan ini gue akan berbagi langkah selanjutnya yang bisa dilakukan setelah melakukan financial check up. Yaitu: BUDGETING dan SAVING.

IMG_20170909_020749

Makjleb ya kakaak

 

Gimana langkah-langkahnya? Cusss…

Pertama, tentukanlah prioritas di dalam rumah tangga. Bisa berupa mimpi, harapan, keinginan yang ingin dicapai dalam hidup. Oiya karena bicara dalam lingkup rumah tangga coba tanya juga pak suami/istrinya kepingin apa. Biar ga tegang bisa dicoba dalam bentuk permainan yaaa… Siapkan kertas dan pulpen untuk Anda dan pak suami. Lalu jawab di kertas masing-masing 😀 😀

1. Berapa persepsi anggaran rumah tangga Anda selama sebulan?

2. Sebutkan 3 hal yang ingin Anda lakukan bersama keluarga?

Dari jawaban bersama pasangan, kita bisa menentukan prioritas keluarga.. Dalam menentukan prioritas sebaiknya ga kebanyakan, kalo kebanyakan jadi ga fokus kaan..

Dalam menentukan prioritas harus dibedakan mana kebutuhan (needs) yang mana keinginan (wants). Setiap orang tentu punya kebutuhan yang berbeda, its okay..yang tau kita sendiri, mana yang betul2 kebutuhan mana yang sekedar banyak mau, hehee..

 

prioritas pengeluaran

Berikut adalah contoh dari Mba Prita untuk prioritas pengalokasian dana penghasilan:

  1. Sedekah/zakat/infak/perpuluhan
  2. Hutang
  3. Tabungan/investasi masa depan
  4. Dana darurat
  5. Biaya hidup
  6. Gaya hidup

Kedua. ada hal-hal yang menjadi bahan pertimbangan dalam merencanakan anggaran, yaitu:

  • Zakat/sodaqoh/infaq/perpuluhan; its a way of giving back, dan tentu saja karena perintah agama masing2..Jadi sebaiknya poin nomor 1 ini disisihkan dananya lebih duluan dari pengeluaran yang lain.
  • Assurance; adalah jaminan bahwa kita akan hidup baik-baik ketika terjadi sesuatu. Bentuknya bisa berupa dana darurat, simpanan darurat atau asuransi.
  • Present Consumption; adalah kebutuhan rutin. Untuk memenuhi kebutuhan rutin ini Mba Prita menyarankan ststusnya harus LUNAS, ga boleh cicil!!! Jadi kalo beli beras, minyak, telor, diaper….dibayar lunas ya buibuuu 😀 yang boleh dicicil adalah yang bersifat Future Spending, tips dalam mencicil: masa cicilan harus lebih pendek dari masa pakai barang. Another tips of lyfe dari Mba Prita: Mau sesuatu yang budgetnya lumayan gede? TABUNG dulu baru BELI.
  • Investment; investasi dan menyisihkan uang itu berbeda, kalo sekedar menyisihkan uang tentu minim resiko. Kalo investasi ada resikonya, tergantung dari jenis investasi yang dipilih.

Ketiga. Kalo sudah menetapkan prioritas sekarang tinggal bekerja untuk mewujudkan impian atau tujuan itu. Mba Prita ngingetin kalo membuat prioritas atau tujuan jangan kebanyakan, untuk itu komunikasi antara pasangan harus berjalan baik biar bisa seiring sejalan mencapai tujuan bersama.

IMG_20170909_020511

Keempat. Menyusun Anggaran

Anggaran bisa dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  1. Anggaran Bulanan, misal: sedekah, uang sekolah, biaya hidup, dana darurat, cicilan rumah, gaya hidup.
  2. Anggaran Musiman, misal: Kurban bagi yang muslim, PBB. Pajak kendaraan.

PENGELUARAN BULANAN dibayar pakai gaji bulanan.

PENGELUARAN TAHUNAN dibayar pakai gaji tahunan (THR atau bonus tahunan)

JAJAN-JAJAN LUCU dibayar pakai bonus2 kehidupan, tunjangan lainnya.

Untuk kebutuhan lain yang termasuk gaya hidup gimana dong, biasalaah wanita tak bisa lepas dari kebutuhan berbelanja..Boleeeh, asal sudah dianggarkan, kebutuhan itu bisa dibayarkan oleh bonus atau tunjangan tambahan lainnya (ga pake gaji bulanan ya),

Kira-kira begitulah hasil belajar gue sama financial educator, Mba Prita kemarin. Ga sabar nunggu sesi selanjutnya tentang investasi. Temen2 ada yang mau share gimana ngatur keuangan keluarganya? Mangga atuuh di-share di mari…

 

 

Ibu Berbagi Bijak; Bagaimana Kesehatan Keuanganmu?

Kemarin gw hadir di acara #TUMBloggersmeetup “Ibu Berbagi Bijak” yang diadakan oleh Visa dan OJK. Acara Ibu Berbagi Bijak, menghadirkan Prita Ghozie sebagai financial educator. Tujuannya untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat, khususnya tentang keuangan rumah tangga.

Bahasan2 yang diangkat Mba Prita tuh relate dengan kehidupan gw sehari-hari sebagai wanita dan ibu2 banget, menjelaskannya dengan bahasa sehari2 yang mudah dimengerti jadi makin menambah efek “jleb” nya hehehe

Ketika datang kita diberikan form untuk diisi tentang sumber penghasilan dan alokasi penggunaannya. Gw paling males sebenernya kalo ngisi2 form beginian, karena gw ga terbiasa nyatet2 keuangan. Jadi ngisinya kira2 aja 😀

IMG_20170725_104028

form yang diisi pada saat datang

Mba Prita menjelaskan masalah ekonomi wanita atau keluarga biasanya dimulai dari bad habit , seperti: belanja impulsif, berhutang tak terkendali, gaya hidup serta inflasi harga. Sedih banget kan kalo kondisi keuangan kita sampai ga sehat… Lalu Mba Prita menjelaskan beberapa langkah untuk mencapai keuangan yang ideal, yaitu:

  1. Financial check up
  2. Membentuk dana darurat
  3. Mengatur utang
  4. Membuat anggaran belanja
  5. Merencanakan keuangan

Hal pertama yang harus dilakukan adalah Financial Check Up. Financial check up dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi kesehatan keuangan kita. Saat financial check up dibutuhkan kejujuran, keterbukaan kita tentang kondisi keuangan yang sebenar2nya. Mungkin bagi sebagian orang Indonesia agak tabu bahas2 gaji atau keuangan kita dengan orang lain.. Tapi dengan bersikap jujur tentang keadaan ekonomi kita saat ini, insya Allah akan lebih mudah untuk mencapai tujuan finansial di masa datang.

IMG_20170808_011952

Peringkat kesehatan keuangan

Ada tiga perangkat untuk melakukan Financial Check Up, yaitu:

  1. Mengisi Tabel Kekayaan Bersih
  2. Mengisi Tabel Arus Kas
  3. Hitungan rasio Keuangan

Caranya pilah2 antara Aset dan Kewajiban (apa saja yang termasuk di Aset dan Kewajiban lihat di foto). Lalu Total Aset dikurangi Total Kewajiban

20170725_110623

 Mengisi Tabel Arus Kas

Untuk mengisi arus kas penting sekali mencatat pemasukan dan pengeluaran yang kita lakukan. Tips dari Mba Prita kalo kita males catet2, bisa menggunakan e-money atau kartu debit yang mencatat otomatis transaksi yang kita lakukan.

Hitungan Rasio Keuangan

Tabel di bawah bisa menjadi acuan untuk hitung dana alokasi keuangan kita

IMG_20170808_010311

Jangan lupa langkah selanjutnya setelah financial check up adalah mengalokasikan dana darurat minimal 3 kali pengeluaran rutin bulanan. Dana darurat ini bisa dipakai dalam keadaan darurat di luar pengeluaran bulanan. Sebaiknya disimpan terpisah dari simpanan yang dipakai rutin, supaya kita ga ngerasa jumawa punya dana banyak.

Jadi alokasi ideal keuangan adalah sebagai berikut:

Cicilan utang 30%

Dana darurat 10%

Investasi 15%

Biaya hidup 30%

Gaya hidup 10%

Sedekah 5%

Diusahakan Cicilan hutang, dana darurat dan Investasi besarnya tidak lebih dari yang sudah dicantumkan di atas.

Dan karena gw bisa ngisi tiga poin tersebut dengan benar gw dapet hadiah bukunya Mba Prita, yeaaaay 😀

IMG_20170725_113823

Terima kasih Visa, OJK dan #TUMBloggersMeetup untuk acaranya. I was so happy and enlightened!

Sudahkah Investasi Kesehatan?

Dua nikmat yang sering dilupakan adalah nikmat kesehatan dan waktu luang – Muhammad SAW

Kapan terakhir olahraga, Rik?

Renang.. dua bulan yang lalu

Lari?

ya ampun..tutup muka, tuh sepatu sampe copot lemnya karena keseringan dianggurin

Sepedaan?

Hmm.. Sepedanya digantung, supaya ga kempes bannya. Iya..digantung muluk dari semenjak hamil Noi. Eaaaaa

wp-1484118613366.jpg

Sekarang badan udah terasa “berisi” dan baju-baju udah mulai sesak. Alarm.

Padahal sebagai orangtua dari tiga anak gw merasa penting banget menjaga fitalitas tubuh. Selain untuk nemenin mereka atifitas yang pecicilan banget juga supaya sehat terus sampe tua. Pernah liat ibu-ibu jogging berdua sama anaknya, ibunya sudah usia sebaya anaknya gadis gitu.. #relationshipgoals!

Apalagi menurut artikel ini kurang aktifitas fisik bisa menyebabkan tulang rapuh. Aduh, kapur tulis boleh rapuh Neng kalo tulang jangan dong ya.. Gimana sih biar tulang tetep sehat, kuat Insya Allah sampai akhir hayat?

Menurut talkshow “Investasi Tulang Sehat Untuk Masa Depan” yang gw ikutin di DLab. Salah satu kunci penting tulang sehat sampai tua adalah Olahraga sist, engga boleh nawar. Tenang .. Olahraganya ga harus angkat besi.. Jalan pagi, bersepeda, yoga termasuk loh. YANG PALING PENTING adalah KONSISTEN! Selain itu faktor asupan juga pegang peranan penting. Bagi orang dewasa Asia dibutuhkan kalsium kurang lebih 1000 mg/hari perhari. Silakan konsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium seperti : brokoli, bayam, kale, kacang almond, atau flaxseeds.

wp-1484118701674.jpg

Masalah gw adalah tipikal ibu-ibu perkotaan *jiyeh* jarang jalan kaki, jarang olahraga, suka ga ketemu sinar matahari dan kadang asupan kalsium gw gak cukup memadai untuk satu hari. Plus suka ngopi dan sudah berumur lebih dari 30 tahun. Kata narasumber kemarin kopi berlebihan bisa menyebabkan turunnya kepadatan mineral tulang dan umur 30 adalah masa puncak kepadatan tulang, hmm kombinasi aduhai ya untuk gw.

Setelah tau fakta2 kesehatan tulang (dan kombinasi aduhai gw) salah satu solusi mencukupi kebutuhan kalsium harian, gw minum Protecal Bone Kenapa gw pilih Protecal Bone? Karena di toko obat depan rumah ada, Iya gampang didapatnya! Udah gitu sekarang ada bentuk kaplet, gw lebih suka yang kaplet daripada yang effervescent, tinggal minum pake air putih, glek..selesai. Nah untuk yang sudah terindikasi osteoporosis bisa kejar asupan kalsiumnya dengan meminum Protecal Osteo, yg kemasannya warna biru.

Udah gitu doang, Rik..kelar masalah lo? WAHAHAH enggak.. gw masih catet PR gw untuk rutin olahraga. Investasi harus merata ya sist..Supaya saat tua gw masih kece dan masih bisa lari-lari kejar cucu. Aamiin

 

 

 

 

 

Masa Depan Cerah Anak Indonesia

Sebagai seorang ibu dari 3 anak, apa sih yang diharapkan untuk masa depan mereka?

Buanyaak. Salah satu yang terselip di doa-doa gw adalah semoga mereka masih bisa merasakan serunya bermain di antara pepohonan. Yang doa itu berangkat dari kekhawatiran gw bahwa udah sedikit sekali pepohonan rimbun di sekitar wilayah rumah. Padahal waktu gw kecil masih banyak kebon tangkil dan nangka, yang biasa dijadiin tempat ngumpet kalo lagi main petak umpet atau sekedar main lari-larian di antara pepohonan itu. Aaah… kebayang serunya waktu itu.

20 tahun kemudian. Gw masih tinggal di daerah yang sama dan pepohonan kini menghilang diganti rumah, ruko dan toko. Deretan kontrakan sampai ke titik tepi sungai. Hilang sudah pepohonan dan kebon-kebon memori masa kecil.

Apa kabar nanti kalo Aretha, Kinar dan Noi udah besar… Semakin padat penduduk tentu saja semakin kompleks ya permasalahannya, masalah sosial dan tentu saja lingkungan itu sendiri. Lingkungan yang semakin rusak karena penduduknya careless, masa bodoh dengan dampak produk yang mereka pakai. Kualitas udaranya gimana? Airnya? lingkungannya?Kadang gw terlalu lebay mikirin hal beginian nih hahaha

Aduuuh..ga selesai deh ini kalo mamak2 udah mellow, ya kan.

Btw, kemarin gw baca-baca di web-nya Unilever Indonesia ternyata mereka punya program “keberlangsungan kehidupan” atau sustainable living plan, yang dimulai sejak tahun 2010. Menurut gw ini penting ya, Unilever kan banyak tuh produknya dan gw liat konsumennya juga buanyak (termasuk gw, ehe ehe), jadi kontribusi mereka untuk dampak lingkungan pasti setara dong dengan jumlah konsumen yang besar. Jadi, program Sustainable Living Plan Unilever ini salah satu bentuk tanggung jawab Unilever untuk mengurangi dampak pada lingkungan. Gw sangat mengapresiasi program ini dan berharap kita sebagai konsumen juga memberikan dukungan maksimal. Gayung bisa bersambut, gitu loh.

Yang gw suka dari Sustainable Living Plan ini selain memberikan bentuk fasilitas Unilever juga berusaha mengedukasi masyarakat, membangun SDM sehingga masyarakat bisa menjadi komunitas yang kuat nilai kebaikannya. Menurut gw penting banget unsur edukasi di masyarakat dan mengajak komunitas untuk turut serta menjaga nilai-nilai kebaikan yang ada, ibaratnya pohon yang kuat dari akar sampai ujung daun bisa menebarkan manfaat bagi sekitarnya.

thumb_img_2564_1024

Teh Ninit, dari The Urban Mama sebagai salah satu contoh komunitas yang bermanfaat banyak bagi keluarga

thumb_img_2577_1024

Mba Lani dari Blibli.com menjelaskan mengapa Blibli.com tertarik kolaborasi dengan Unilever

Berbagai macam kampanye dan edukasi sudah dilakukan Unilever, diantaranya Kampanye Cuci Tangan yang Benar dan Gosok Gigi Pagi-Malam. Yang terakhir sedang giat digaungkan adalah Kampanye Bright Future, untuk mendukung masa depan cerah Anak Indonesia. Hal yang akan dilakukan adalah melengkapi fasilitas taman bermain di lima kota (yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Makassar) juga edukasi kepada masyarakat di sekitar taman bermain untuk turut merawat dan menjaga fasilitas taman bermain. Semoga taman bermainnya jadi cling dan asoy yaa, anak-anak senang mama pun senang..Aamiin

Kampanye kali ini Unilever bekerjasama dengan BliBli.com e-commerce yang sudah tentu tidak asing lagi di telinga para pelaku belanja online hihihi (ngaku!) Jadi buat sist-sist semua yang mau ikutan kontribusi melengkapi Taman Bermain di 5 kota bisa belanja produk Unilever di BliBli big choices, big deals yaaa..gampang tinggal klik klik..

Kebetulan anak-anak lagi liburan bisa jadi salah satu kegiatan liburan: belajar belanja kebutuhan rumah tangga lewat internet. Wow Mama masa kini banget!HAHAA..

Berikut tips ala ala gw untuk kegiatan anak belanja lewat internet:

  1. Jangan pake jaringan wifi umum ya Mama. Rawan di hack.
  2. Buat daftar belanja dulu, sekalian belajar nulis dan mengeja.
  3. Buat peraturan bergantian antara kakak dan adik
  4. Ajak diskusi tentang ukuran, harga, nilai lebih suatu produk dan kebutuhan di rumah
  5. Perkenalkan alat-alat bantu bayar (token, kartu ATM, dll)
  6. Perkenalkan berbagai macam profesi berkaitan dengan belanja online hingga akhirnya barang sampai di rumah
  7. Pilah pilih barang sesuai kebutuhan, bijak berbelanja. Ingat..Children see, children do.

Semoga berguna ya tipsnya.

thumb_img_2595_1024

The Urban Mama

Yuk ah ikutan #BrightFuture campaign untuk Masa Depan yang Cerah Anak Indonesia, Anak-anak kita 🙂

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Our 1st Staycation

*  A very late post. Entah kenapa kesimpen di draft padahal udah di setting jam publikasinya20160711_11211820160711_115122

Liburan Lebaran tahun ini tiba-tiba Lukman melontarkan ide untuk staycation. Tadinya gw ogah-ogahan karena mikir ga efisien amat nginep di hotel di Jakarta, mending tidur di rumah. Tapi setelah diskusi beberapa saat gw setuju juga.. ahaha emang dasarnya mauan ya :p

Ada dua hotel yang menjadi pertimbangan kami, yaitu Discovery Hotel- Ancol dan DoubleTree by Hilton, keduanya merupakan family hotel dan tersedia kids club sebagai salah satu fasilitas hotel. Akhirnya pilihan kami jatuh pada Discovery Hotel karena berada di dalam area Taman Impian Jaya Ancol, jadi bisa ke tempat wisata yang lain di dalam area Ancol.

Kami tiba sebelum jam check-in, suasananya ramai karena masih dalam masa liburan. Senangnya sebelum check in tamu sudah diperbolehkan menggunakan fasilitas kids club dan kolam renang. fyuuh syukurlah, tadinya udah deg2an aja anak-anak bakal cranky karena nunggu kelamaan..

Kami menyewa family room karena berlibur sama Atung dan Uti Kerawang. Kamarnya bernuansa modern, cukup luas, dengan 1 king bed dan 2 queen bed. Pandangan pertama langsung merasa puas dengan pilihan kami. Etapi setelah tidur-tiduran di kasur gw perhatikan spreinya lecek gitu.. kayak bukan sprei baru disetrika. errr tiba2 bete dalam hati.

 

Agenda selanjutnya tentu saja berenang..berenang dan berenang aja seharian. Syusah bener ya ngajak anak keluar dari kolam. Kolam renang di Discovery terdiri dari 2 kolam. Kolam dewasa dan kolam anak. Kolam anak airnya hangat, jadi pas sore-sore gw berani nyemplungin Noi berenang untuk pertama kali. Yaay!

Malamnya kami berjalan-jalan di pantai.. Main pasir main, main air sampe puas. Emaknya menikmati semilir angin ala ala model. Btw, Gw suka banget sama Ancol sekarang. Bersih, pasirnya putih, tersedia banyak toilet dan musholla dan ga bolak-balik bayar parkir. Jadi alternatif liburan dan hiburan bangetlah buat gw dengan 3 bocah kicik 😀

20160712_085535Sarapan tentu salah satu acara yang ditunggu. Sarapan hotel disediakan di Kembang Gula resto. Makanannya sangat beragam dan uenaaak..im a happy belly! Mulai dari nasi uduk lengkap (karena Discovery mengusung budaya Betawi), bubur, soto, egg corner, bread, pastries, pasta, buah potong..and so on. Close table jam 10 yaaa, inget! haha

So, What i love from Discovery Hotel:

  • Terletak di dalam area Taman Impian Jaya Ancol. Gampang mau nyari hiburan lain
  • Family hotel. Tersedia Kids club, playground dan family room
  • Family room-nya oke
  • Kolam anaknya air hangat
  • Makanannya enaak
  • Hotelnya ga terlalu besar dan ga terlalu kecil. Pas!

Im not in love:

  • Sprei yang lecek. Walau peak season teteuup ya bok, bukan alasan
  • kegiatan anak-anak di luar kids club bayar lagi

Kalo dinilai 1-10. Nilai gw 8 🙂